Biopestisida Organik Berbahan Aktif bacillus Subtilis dan Pseudomonas Fluorescens untuk Mengendalikan Penyakit Layu Fusarium pada Anyelir
Anyelir (Dianthus caryophillus L. ) merupakan salah satu jenis tanaman hias yang mempunyai nilai ekonomi tinggi. Penyakit utamayang menyerang tanaman ini ialah layu fusarium yang disebabkan oleh layu fusarium oxysporum f. sp. dianthi dapat menurunkan kualitas dan kualitas produksi tanaman sekitar 20-60%. Pengendalian yang selama ini dilakukan oleh petani bertumpu pada penggunaan pestisida kimia sintetik. Namun penggunaan bahan kimia tersebut tidak mampu mengeradikasi pathogen secara sempurna, terutama pada lapisan tanah yang agak dalam. Salah satu cara pengendalian berwawasan lingkungan ialah menggunakan musuh alami. Penelitian ini dilaksakan di Laboratorium dan Rumah Kaca Balai Penelitian Tanaman Hias (1. 100 m dpl.), sejak Mei sampai Desember 2009. Penelitian bertujuan mengetahuipengaruh Bacillus subtilis dan Pseudomonas flurescens yang diformulasi dalam bentuk biopestisida organik cair dalam pengendalian layu fusarium pada tanaman anyelir. Rancangan yang digunakan ialah acak kelompok dengan 10 perlakuan, yaitu
Sumber : J. Hort. 21 (2):152-163, 2011; Jasa Penelitian, Ditulis tanggal : 16 May 2012
Pertemuan Koordinasi Persiapan Open House Balithi 2012
Kepala Balai Penelitian Tanaman Hias, Dr. Ir. Prama Yufdy, MSc. menggelar petemuan dalam rangka Pembahasan persiapan kegiatan Open House Balai Penelitian Tanaman Hias yang rencananya akan diselenggarakan bertepatan dengan kegiatan PENTAS Hortikultura di Kebun Percobaan Subang pada 2 – 3 Juli 2012
Kecuali dinyatakan lain, pemilik content, gambar dan desain adalah Badan Litbang Pertanian Cq. Balai Penelitian Tanaman Hias,
bagi yang ingin menyebarkan/menggunakan materi yang ada di situs web ini, dipersilahkan dengan mencantumkan alamat situs web ini sebagai sumbernya.